Tuesday, December 10, 2019

Diary oh diary

Diary.. apa yang anda semua pikirkan tentang diary???
cewek banget? cengeng? feminim??...
Buat saya sih.. diary itu sama dengan Dieee...
(Untuk lebih jelas mengenai rumus Diary=Die akan dijelaskan berikut)
Diary=Diary (asumsi i=0,r=0(aturan salah seorang dosen yang tidak ingin disebut namanya))
        =Day (Ucapan bahasa inggris)
        =Dieeeeeee...
Tapi.....
Ternyata eh ternyata si ice sendiri pernah menulis yang namanya DIE(diary) itu..Ceritanya sebagai berikut:

Suatu Hari di pagi yang kelam.. . langit keunguan..(ice baru bangun dan perlu diketahui bahwa ice memiliki kelainan pada mata)..Ice sedang berjalan dengan coolnya melihat para cewek-cewek sedang berkumpul dan saling menukar DIE.. Tiba-tiba terlintas suatu pikiran kotor dalam otak ice untuk membuat DIE..Ice yang memang tipe berani dan suka tantangan serta hal-hal baru yang ekstrim..akhirnya memutuskan untuk menciptakan sebuah DIE.(dalam pikiran ice=emansipasi pria gentle).
Pertama-tama Ice memang menjadi hobi menulis DIE.. namun gairah kebosanan akhirnya melanda..Setelah beberapa bulan DIE berjalan dengan content berupa aib dan kalimat" cory y baru bisa nulis DIE.. soalnya blablabla.."DIE pun ditutup tanpa penutupan secara resmi (penutupan secara tidak hormat)..
Ice melakukan tindakan tersebut bukannya tanpa alasan.. namun bisa disimpulkan sebagai berikut :

  1. Ice kehabisan bolpoin dan alat tulis lain (dalam DIEnya ice sampai-sampai menggunakan spidol bahkan       arang untuk menulis)
  2. Ice yang memang berjiwa pria sejati sama sekali tidak berbakat dalam hal yang memiliki sifat feminim.
  3. Ice capek.. mau tidur...
  4. Ice tidak memiliki waktu luang untuk hal-hal seperti itu..
  5. Blablablaa....
Okeh sekian untuk sesi hystory of ice kali ini.. semoga bermanfaat..
wabillah hitaufik wal hidayah.. wassalamualaikum.. warahmatullahi.. wabarokatuhh..
Silahkan share pendapat kalian semua tentang DIE diatas dalam cuap-cuap..
sebagai informasi.. DIE saya saat ini disimpan dalam piramid tersembunyi dalam kamar saya yang terkutuk..Kenapa terkutuk?? tunggu episode selanjutnya..

No comments:

Post a Comment